Berselingkuh, Bercerai dan Dampaknya bagi Anak

Oleh : Sutan Suwarno, SE.,SH.

Interaksi sosial yang komleksitas di tengah revolusi Tehnologi Informasi (IT) telah menimbulkan ekses yang beragam. Setiap orang Indonesia rata-rata memiliki Hndphone atau Android, Laptop, Komputer, Note Book, atau lain sebagainya semua memberikan fasilitas dalam vitur-vitur yang telah umum digandrungi oleh masyarakat Indonesia, baik kalangan anak, remaja, atau kalangan orang dewasa dan orang tua.

Begitu mudah kita mengakses dan berkomunikasi dengan siapa saja diabad ini. Dan sebagian besar alat komunikasi tersebut banyak yang disalah gunakan bukan hanya digunakan sekedar bertukar informasi untuk saling berbagi ilmu pengetahuan, untuk kepentingan bisnis, untuk acara-acara sosial, tugas kantor dan keluarga tetapi lebih banyak digunakan untuk mengakses hal-hal yang berkaitan dengan pornografi dan pornoaksi

Bangsa Indonesia yang sebagian besar hobinya senang iseng tidak menyadari bahwa informasi yang diakses memberikan energi rangsangan yang luar biasa untuk melampiaskan rasa ingin tahu, curhat dan lain sebagai.

Didalam kehidupan rumah tangga, tidak puas dengan pasangannya banyak yang melakukan konpensasi atau pelarian dengan curhat dengan seseorang yang kebetulan memberikan respon untuk menanggapi keluh-kesah, yang gilirannya mereka menjadi akrab dan sebagian besar akhirnya menjadi teman perselingkuhan yang tidak direncanakan semula.

Dalam kehidupan rumah tangga perihal pertengkaran adalah hal yang biasa, namun itu menjadi luar biasa jika diceriterakan keluar dalam bentuk curhat kepada teman-temannya baik yang ada seperti yang dilakukan baik itu melalui facebook, tweeter, dll.